Bilakah kasih

Bilakah kasih masih bersusah hati?

Bila sang pujaan masih saja hening

Janganlah gusar, hai dinda

Ia tak putus asa dalam berkasih

 

Rembulan jadi saksi

Saat ia, yang senang dalam diam menguntai cahaya teduhnya menjadi kelambu lelapmu

Saat kunang pun ia pinta menjadi kerlip pada malammu,

Cahaya lembayung ia lukis merona harimu

Embun-embun pun ia tadah sebagai basuh wajahmu

 

Masihkah kasih bermuram muka?

Bila sang pujaan berlama-lama membuai puisi

Janganlah marah, hai dinda

Ia sedang menikmati untaian puisi kasih

Sang dinda sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s