Olahraga tak sekedar permainan

Olahraga tak sekedar permainan, tapi kehidupan. Itu ungkapan yang tepat untuk melukiskan berbagai cerita dibalik sebuah pertandingan olahraga. Banyak hal yang terjadi dalam kehidupan seseorang, tim, masyarakat, bahkan negara karena pertandingan olahraga. Sebut saja film keluaran-keluaran Hoolywod yang mengupas cerita di balik pertandingan olahraga.

Ketika masalah rasis antara warga berkulit putih dan warga berkulit hitam masih panas, olahraga hadir sebagai bentuk pendamai. Kita lihat bagaimana indahnya film Glory Road dan Remember the Titans yang menghadirkan arti dari persatuan. Ketika AS berada dalam bayang-bayang Uni Soviet dalam perang dingin, olahragapun tampil sebagai ajang peperangan. Kita lihat bagaimana tendensi perang dingin dalam film The Miracle.

Olahraga juga memberi arti yang besar bagi sebuah individu dan komunitas. Film We’re Marshall menyajikan cerita sedih dan perjuangan keras sebuah sekolah untuk membangun harapan atas tim football–AS ketika tim utama mereka meninggal dalam perjalanan pesawat. Coach Carter juga menyajikan cerita apik tentang seorang pelatih yang ingin membentuk tim pecundang menjadi tim penuh pemenang baik di lapangan dan di luar lapangan. Kita juga melihat bagaimana Cinderella Man dan The Fighter menyajikan kisah perjuangan untuk menjalani hidup mereka di tengah krisis yang menimpa mereka. Terkhusus untuk tokoh di Cinderalla man yang bahkan dianggap sebagai tokoh kebangkitan dalam masa reses ekonomi AS. Film Bland Side juga menyajikan perubahan hidup dalam olaharaga.

“Oahraga tak sekedar permainan” juga hadir di Indonesia. Negeri pecinta bulutangkis dan penggila sepakbola ini menghadirkan cerita yang tak kalah seru dari yang dicertakan di atas. Film-film tentang olahraga sudah bermunculan, namun sering bukan dari kisah nyata. Tak apa, asal semangatnya masih ada. Namun, alangkah indahnya jika kita bisa mengenang kembali perjuangan keras para atlit bulutangkis sampai memenangi olimpiade 98. Rasa haru dan bangga pun akan tetap terkenang, apalagi negara ini dihuni rakyat yang cukup mudah lupa, mungkin film bisa jadi jalan untuk mengingatkan kembali.

Olahraga tak sekedar permainan, tapi kehidupan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s