Ku Curi Cinta di Hari Selasa (1)

Maaf Manihar(Selasa Tanpa Alina)….hari Selasa bukan saja untukmu. Aku curi cinta di hari Selasa.

Untukmu, putri dalam rindu, yang dirimu kutangkap dalam sedetik bayangmu dalam penantian ribu jam di balik kokohnya tiang-tiang pembatas itu. Ingin rasanya menitipkan pesan pada tiang-tiang yang akan kau lewati. Ingin rasanya menitipkan salam hangat selamat pagi pada pintu yang akan kaumasuki di pagi selasa itu.

Taman itu jadi jembatan ku dengan mu di hari selasa. Mungkin kau tak tahu, tapi dirimu aku intip di balik merahnya bunga itu dan hijuanya daun itu. Dirimu kutangkap dari sekejap langkahmu. Sempit memang ruang yang tercipta untuk kita. Sekejab memang waktu yang tersedia bagi ku mengabadikan langkahmu. Sudahlah, sedetik lebih berarti dari pada tidak.
Selasa, jadi hari yang kunanti untuk melihat bayangmu dalam sedetik langkahmu masuk ke kotak duniamu. Dan kumenanti untuk selasa yang berikutnya. Penantian sebelum ku masuk ke dalam kotak duniaku.

Ingin aku curi cinta di hari Selasa.
ragu dalam perabuanku
Kaku, ratu hatiku
Tawar,
Yang darahku kelu untuk rasa
Rancu kataku untuk ratu cintamu
Saat rima rasa cinta berbohong
Untuk satu rindu

Susah untuk mencari puisi indah untuk kupinjam kata-katanya saat mau mengabadikan senyummu, lakumu, tawamu, riangmu, candamu. Itu yang hanya bisa kunikmati dengan mencuri-curi kesempatan yang tak bisa di cari dua kali. Maaf, aku bak pencuri setiap saat mencari kesempatan dalam setiap lorong waktu jeda yang ada.

Bodoh memang. Menanti dirimu, lama, tapi tak berani kusapa saat lewat. Ingin kucuri setiap cinta di hari Selasa. Akan ku penjara dalam rima rindu. Biarkan hati untuk merindu.

Memang, mataku di butakan harap nan cemas. Tapi akan kunikmati setiap detik penantian di hari selasa, karena ku kan cipta seribu puisi untukmu. Akan kupotret tiap detik perjumpaanmu dalam penaku, karena kau sumber inspirasiku. Sempitnya ruang yang tercipta diantara kita, singkatnya waktu yang tersedia bagi kita. Ingin ku curi cinta di hari Selasa.

Gerangan apa dirimu itu jika kau sentiasa ku cari, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu? Kau akan ku Cari untuk bersama menghidupkan sang waktu. Kau memenuhi waktu penantianku.

-yang pasti di tulis hari selasa-

ditulis 27 April 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s